Kasihinfo.com Klaten – Universitas Widya Dharma Unwidha
Klaten, kembali menyalurkan bantuan air bersih ke lereng merapi kabupaten
Klaten Jawa Tengah. Ada sekitar 10 tangki yang disalurkan ke 5 desa di wilayah
keccamatan Kemalang Klaten. Kamis,(21/09/2023).
Wakil Rektor bidang akademik Unwidha Klaten, Dr. Purwo
Haryono, M.Hum mengatakan, kegiatan sosial program bantuan air bersih sebagai
rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unwidha
Klaten. Selain dari mahasiswa juga ada bantuan dari dinas kehutanan propinsi
jawa tengah wilayah 10 Surakarta dan dari DSH Klaten.
“ Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan dari DSH dan
Dinas kehutanan Propinsi Jawa Tengah atas partisipasinya dalam kegiatan sosial,
yang sangat dibutuhkan warga terdampak kekeringan di wilayah kabupaten Klaten”.
Katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Lagistik BPBD Klaten,
Rujedy Endro Suseno mengatakan, hingga saat ini, BPBD Klaten sudah menyalurkan 377
tangki air bersih ke sejumlah daerah. Rujedy mengucapkan terima kasih atas
partisipasi pihak pendidikan khususnya Unwidha, telah mensuport untuk warga di
lereng merapi, yaitu menyalurkan air bersih.
“ Kami mewakili Pemkab Klaten mengucapkan terimakasih atas
partisipasinya dari Unwidha, telah berikan air bersih bagi warga di lereng
gunung merapi. Prediksi dari BMKG, keberlangsungan musim kemarau akan berlangsung
hingga bulan desember, mudah mudahan tidak sampai bulan desember”. Ungkap rujedy.
Rujedy menambahkan, selain melakukan droping air, BPBD akhir-akhir
ini juga menangani kebakaran hutan dan lahan. Banyak sekali kebakaran di lahan
dan rumah dikarenakan kekeringan.
Sedangkan direktur Dompet Sejuta Harapan (DSH) Klaten,
Janu Kurniawan mengatakan, Ini sudah pekan ke 3, DSH memberikan sebanyak 43
layanan ke beberapa wilayah di kabupaten Klaten, seperti diwilayah Kemalang,
Bayat, Karangdowo, Jatinom dan beberapa wilayah perbatasan kabupaten dan Gunungkidul
DIY.
Program air bersih menjadi program unggulan DSH Klaten
yang tahun lalu mendapatkan award nasional dari forum zakat, mengingat
kebutuhan air menjadi kebutuhan dasar.
“ kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi
dan peduli kepada masyarakat yang lainnya, khususnya untuk air bersih”. Kata
Janu.(H-D)